Keamanan Sistem Operasi
Keamanan Sistem Komputer
Fungsi Sistem Operasi
1. Memory Management
Manajemen memori terbagi menjadi dua fokus utama, yaitu primary memory dan main memory. Dimana primary memory merupakan kebutuhan penyimpanan yang diutamakan seperti RAM. Main memory merupakan penyimpanan yang dapat diakses langsung melalui CPU.
2. Device Management
Sistem operasi juga mempunyai fungsi untuk mengatur komunikasi antar perangkat melalui setiap driver. Untuk program yang berperan untuk menangani hal tersebut adalah I/O Controller.
3. File Management
Fungsi yang ketiga, OS juga dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi pada dokumen, mulai dari tahap awal hingga akhir yang mengatur kebutuhan detail setiap informasi, Kemudian, mengelola lokasi, fungsionalitas sistem, dan fitur yang lainnya.
Fase pengaturan tersebut disebut dengan file system yang biasanya dimasukkan ke dalam direktori pencarian untuk memudahkan penggunaannya.
4. Processor Management
Fungsi dari sistem operasi yang terakhir adalah mendukung proses multiprogramming untuk menentukan fase mana yang menggunakan prosesor dalam jangka waktu tertentu.
Keamanan Sistem Operasi
Keamanan sistem operasi merupakan bagian masalah keamanan sistem komputer secara total tapi menjadi bagian yang meningkat kepentingannya.
Keamanan pada sistem operasi merupakan kebutuhan yang sangat utama dan penting, bayangkan jika sebuah sistem operasi tidak dilengkapi dengan keamanan yang mumpuni, maka sistem operasi yang ada pada komputer tersebut akan selalu mendapat serangan dari virus, spam, worm, dan lain-lain.
Sistem operasi hanya satu porsi kecil dari seluruh perangkat lunak di suatu sistem. Tetapi karena peran sistem operasi mengendalikan pengaksesan ke sumber daya, dimana perangkat lunak lain meminta pengaksesan, maka sistem operasi menempati posisi yang penting dalam pengamanan sistem.
Dengan mempelajari cara penanganan virus dengan memahami sistem keamanan pada sistem operasi yang digunakan, setidaknya kita dapat menyelamatkan data-data yang penting sebelum hilang atau rusak karena adanya virus worm tersebut.
Bentuk-Bentuk Serangan terhadap Sistem Operasi
Berdasarkan masalah ancaman pada sistem operasi ini. dikenal suatu istilah "vulnerabilitas".
Vulnerabilitas secara universal adalah keadaan dimana:
1. Memungkinkan penyeran mengeksekusi perintah sebagai user lainnya.
2. Memungkinkan penyerang untuk mengakses data yang berbeda dengan batasan akses untuk data tersebut.
3. Memungkinkan penyerang untuk memalsukan diri sebagai pihak lain.
4. Memungkinkan penyerang untuk melakukan denial of service.
Contoh:
- phf (remote command axecution sebagai user "nobody")
- File password yang writable secara bebas (modifikasi data penting sistem)
- Smurf (denial of service dengan flooding jaringan)
Dikenal pula istilah "exposure", yaitu suatu keadaan dimana:
1. Memungkinkan penyerang melakukan aktivitas pengambilan informasi.
2. Memungkinkan penyerang menyembunyikan aktifitas.
3. Menyertakan suatu kemampuan yang berperilaku seolah-olah seperti yang diinginkan, tetapi bisa dilakukan compromise dengan mudah.
4. Merupakan titik masuk utama penyerang bisa melakukan usaha memperoleh akses ke sistem atau data.
5. Dianggap sebagai masalah yang berkaitan dengan kebijakan keamanan tertentu.
Contoh:
- Menjalankan service semacam finger (berguna untuk mengambil informasi, tapi membuatnya seperti "mengiklankan" sistem bagi penyerang)
- Setting dan konfigurasi yang tidak tepat pada kebijakan audit Windows NT
- Pemakaian aplikasi atau service yang bisa diserang dengan sukses memakai metode brute force
Ancaman Sistem Operasi Windows berdasarkan daftar ancaman yang dikeluarkan oleh SANS Institue:
1. Internet Information Service (IIS)
2. Microsoft SQL Server (MSSQL)
3. Windows Authentication (termasuk LM Hashing)
4. Internet Explorer (IE)
5. Windows Remote Access Services (termasuk NetBIOS, Anonymous logon, remote registry, RPC DOM)
6. Microsoft Data Access Components (MDAC)
7. Windows Scripting Host (WSH)
8. Microsoft Outlook & Outlook Express
9. Windows Peer to Peer File Sharing (P2P)
10. Simple Network Management Protocol
Ancaman yang terjadi pada Unix berdasarkan daftar ancaman yang dikeluarkan oleh SANS Institute:
1. BIND Domain Name System
2. Remote Procedure Calls (RPC)
3. Apache Web Server
4. General UNIX Authentication with No Passwords or Weak Passwords
5. Clear Text Service (termasuk FTP, r-service/trust relation, Line Printer Daemon)
6. Sendmail
7. Simple Network Management Protocol (SNMP)
8. Secure Shell (SSH)
9. Misconfiguration of Enterprise Service NIS/NFS
10. Open Secure Sockets Layer (SSL)
Comments
Post a Comment